Hallo, Sobat Honda!

Siapa bilang mobil jarang dipakai malah akan bikin lebih awet. Karena ternyata ada lima kerusakan yang bakal muncul jika mobil terlalu lama diam di garasi. 

Ada beberapa mitos yang menyebutkan kalau Mobil jarang dipakai maka bisa lebih awet. Bahkan jika odometer mobil tersebut rendah akibat hanya sering disimpan juga akan membuat harga jualnya tinggi.Brio

1. AKI

Aki bisa cepat soak kalau mobil jarang dipakai

Komponen paling cepat rusak kalau mobil jarang sekali digunakan adalah aki alias accu. Penyebabnya adalah si pemilik mobil jarang memanaskan mesin mobil tersebut. Logikanya, jika mobil digunakan setiap hari, maka mesin juga akan bekerja setiap hari. Sehingga tidak butuh waktu khusus untuk memanaskan mesin.Brio

2. OLI

Tetap rutin ganti oli walau mobil jarang dipakai

 Ini masih ada hubungannya dengan kebiasaan memanaskan mesin mobil. Jika tidak rajin dipanaskan, selain aki yang mudah soak, oli mesin juga bisa mengental. Kalau sudah seperti itu, tentu akan membuat kerusakan pada komponen mesin dibagian dalam. Jadi walau mobil jarang dipakai, sebaiknya selalu rutin ganti oli.

3. REM

Tetap rutin ganti oli walau mobil jarang dipakai

Ini masih ada hubungannya dengan kebiasaan memanaskan mesin mobil. Jika tidak rajin dipanaskan, selain aki yang mudah soak, oli mesin juga bisa mengental. Kalau sudah seperti itu, tentu akan membuat kerusakan pada komponen mesin dibagian dalam. Jadi walau mobil jarang dipakai, sebaiknya selalu rutin ganti oli.Brio

4. WIPER

Karet wiper akan mudah mengeras

Wiper menggunakan bahan dasar karet. Nah jika karet ini terkena panas dari kaca mobil atau karet berada dalam posisi diam untuk waktu yang lama, maka karet akan mengeras. Untuk menghindari hal ini sebaiknya ganjal karet wiper dengan busa sehingga karet tidak langsung bersentuhan dengan kaca mobil Brio

5. BAN

 

Sama seperti wiper, ban juga terbuat dari karet yang memiliki risiko akan mengeras jika tidak digunakan dalam waktu lama. Untuk mengatasi hal ini sebagian pemilik mobil menyiasatinya dengan mencopot roda dan mendongkrak mobil. Nyatanya, hal itu malah akan menimbulkan masalah pada bagian suspensi mobil. Suspensi bisa cepat rusak karena menahan beban dari dongkrak mobil akibat mobil jarang dipakai. Ada  lagi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi ban pada mobil yang jarang dipakai adalah dengan me-rolling atau merotasi posisi ban secara berkala.

“Jadi pindahkan (ban) dari kiri ke belakang, dari kanan depan ke kiri belakang”

Perpindahan posisi ban secara berkala ini dimaksudkan untuk menjaga agar keempat ban memiliki posisi atau tingkat keausan yang sama rata. Perpindahan posisi ban ini juga bisa melibatkan ban serep.